Pj. Bupati Polman Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2024 Bersama Kemendagri RI
Polewali, Warta Kominfo SP Polman- Dalam rangka pengendalian Inflasi Tahun 2024 Pemkab Polewali Mandar mengikuti Rapat Koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI). Rakor dimaksud, terlaksana secara online melalui zoom meeting, Senin, 22 Januari 2024 di Aula Sipamandaq Balitbangren. Agenda rakor yang dilaksanakan Kemendagri RI, terdiri dari pembahasan langkah konkret pengendalian inflasi di Daerah Tahun 2024. Penjabat Bupati Polewali Mandar Drs. Muhammad Ilham Borahima mengikuti Rakor tersebut, didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembanguan Sukirman Saleh, Kapolres Polewali Mandar AKBP Anjar Purwoko, S.H, S.I.K, M.H, Dandim 1402/ Polman Letkol Czi Sabar Chandra Gufta Panjaitan, dan Perwakilan Kajari Polewali Mandar.

H. Sukirman Saleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Polewali Mandar menyampaikan, untuk di Kabupaten Polewali Mandar telah ditempuh langkah nyata terkait pengendalian inflasi, seperti menggelar pasar murah dan gerakan pangan murah yang bekerja sama dengan Bulog.
"Kita sudah mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi TPID dan TPID melalui zoom meeting. Bapak Menteri Dalam Negeri sudah sampaikan bahwa pengendalian tingkat inflasi nasional masih terkendali, memang ada beberapa cukup tinggi dan rendah, sehingga secara nasional masih batas kewajaran. Untuk di Kabupaten Polewali Mandar, Alhamdulillah selama ini ada beberapa langkah terkait pengendalian inflasi, termasuk dengan menggelar pasar murah, gerakan pangan murah bekerjasama Bulog. Sampai hari ini, menggelontorkan sebanyak 12 ton beras setiap minggunya untuk mendukung pangan murah, jadi masyarakat bisa mendapatkan beras lebih murah dari biasanya. Masyarakat tetap waspada adanya kenaikan harga komoditi dengan berupaya, dengan cara mengatasi harga cabai, memanfaatkan pekarangan untuk kebutuhan sehari-hari," jelas H. Sukirman.
Mendagri RI Tito Karnavian selaku Pimpinan Rapat, dalam hal ini memaparkan kegiatan strategis Badan Pangan Nasional dalam rangka pengendalian Inflasi Tahun 2024 pusat dan daerah, yaitu SPHP Beras dan Penyaluran CBP komersial, Penyaluran Bantuan Pangan, Gerakan Pangan Murah, fasilitasi distribusi pangan, SPHP Jagung, penguatan data dan informasi pangan. Hal yang ditempuh, diperlukan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pengentasan daerah rentan rawan pangan, khususnya di Indonesia timur.

Langkah percepatan realiasasi dana dekonsentrasi 2024, Badan Pangan Nasional di kesempatan ini menghimbau masyarakat untuk stop boros pangan dan berbelanja bijak.
Pada zoom meeting ini, TNI mendukung pengendalikan inflasi program ketahanan pangan, kesehatan, pengentasan kemiskian dan pemberantasan stunting sesuai kebutuhan.
Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar