Pj Bupati Polewali Mandar dan Beberapa Pimpinan OPD Hadiri Rembuk Stunting di Makassar

13 Jun 2024
Super Admin
Berita
Pj Bupati Polewali Mandar dan Beberapa Pimpinan OPD Hadiri Rembuk Stunting di Makassar

Makassar, Warta Kominfo SP Polman - Pj Bupati Polewali Mandar, Muhammad Ilham Borahima, bersama beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Polewali Mandar, menghadiri rembuk stunting yang berlangsung di kampus Puslitbang KMP LAN Makassar, Sulawesi Selatan. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, mulai dari 6 hingga 7 Juni 2024.

Rembuk stunting ini juga dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), dengan beberapa pemateri terkemuka, yaitu Dr. Muhammad Idris, M.Si, Sekretaris Daerah Pemprov Sulbar; Ir. Siti Fathonah, MPH, Kepala BKKBN Pusat; dan Prof. Dr. Razak Thaha, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Selama acara, perkembangan dan penanganan stunting di Kabupaten Polewali Mandar dipaparkan oleh Balitbangren serta Dinas Kesehatan dan perangkat kerja terkait dari Pemkab Polewali Mandar. Data menunjukkan bahwa percepatan penurunan stunting, yang mencakup pencegahan stunting baru, berhasil menurunkan angka stunting baru sebesar 4,1 persen dari Agustus 2022 hingga Agustus 2023.


Muhammad Ilham Borahima, Pj Bupati Polewali Mandar, menyatakan, pentingnya peran stakeholder berkolaborasi  menurunkan angka stunting di Polewali Mandar Sulbar.“Rembuk stunting yang dilaksanakan ini, bersama Pemprov Sulbar, kita berharap ke depan ini sudah terbebas dari stunting baru. Jadi, angka stunting kita ini cukup lumayan turun, 11 persen penurunannya. Walaupun kita sudah turunkan, sisa 22 lagi kita selesaikan, angka ini masih cukup tinggi. Dengan harapan bersama-sama kita keroyok bersama, bukan hanya pemda, tetapi melibatkan kepolisian dan TNI serta lainnya." Sebutnya



Prevalensi stunting di Polewali Mandar mengalami penurunan, baik berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) maupun Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM). Namun, terdapat gap antara data SKI dan EPPGBM yang disebabkan oleh peningkatan SDM petugas pengukur serta kualitas cakupan sasaran yang diukur.

Dengan adanya rembuk stunting ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat serta berbagai instansi terkait dapat semakin kuat dalam upaya menurunkan angka stunting di Polewali Mandar, dan pada akhirnya, meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan anak-anak di wilayah Polewali Mandar khususnya.

 

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar 

Bagikan Informasi Ini: