Pemkab Polman Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Sampah Untuk Pelaku Wisata
Warta Kominfo Polman – Pemerintah Kabupaten
Polewali Mandar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten
Polewali Mandar melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan
Sampah, bertempat di Pelataran Stadion H.S. Mengga Polewali, Jum’at (1/11/2024).
Pj Bupati Polewali Mandar Drs.
Muhammad Ilham Borahima memberikan tanggapan dan menerangkan melalui
sosialisasi dan edukasi kepada para pelaku wisata di Kabupaten Polewali Mandar bahwa
diharapkan seluruh tempat-tempat wisata yang ada di Polewali Mandar bisa dipastikan
sudah bebas dan bersih dari sampah.
“Kepada pengelola kita wajibkan untuk
menyiapkan tempat pembuangan sampah kemudian para petugas kebersihan untuk
selalu siap dan mengfungsikan tempat-tempat wisata itu. Ini juga menjadi
penilaian seperti contoh di Bulo yang masuk 50 besar di Desa Wisata. Tim
penilai mencari tempat pembuangan sampah dan itu sangat penting kebersihan,
sehingga daerah kita terkenal daerah yang bersih, ramah lingkungan, dan
akhirnya para wisatawan berdatangan di Polewali Mandar yang bisa memberikan
dampak kepada masyarakat, mereka senang dan akan selalu datang memberikan
informasi kepada teman-temannya bahwa Polewali Mandar ini sangat layak
dijadikan sebagai tempat wisata, karena daerahnya indah, bersih, udara yang
bersih, masyarakatnya ramah-ramah, budayanya bagus, itu yang kita harapkan
melalui pelatihan ini mereka memahami betapa pentingnya kita hidup bersih,
gerakan bersih dari sampah, dan toilet selalu dalam kondisi bersih,” jelasnya.
Mohammad Jumadil, ST., M.AP Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar
mengatakan, kegiatan ini adalah edukasi pemilahan sampah kepada kelompok
pengelola objek wisata serta kelompok pengelola cafe di sekitar Kecamatan
Polewali dan Anreapi.
“Jadi kegiatan ini adalah suatu upaya
bagaimana kita melakukan penyadaran kepada masyarakat untuk berupaya mengurangi
menangani penanganan sampah mulai dari sumbernya, dan kita mengedukasi
memberikan pemahaman kepada kelompok ini bahwa sampah memiliki nilai ekonomi
yang tinggi. Sampah ketika kita kelola dengan baik itu bisa menghasilkan nilai
tambah, bukan hanya pendapatan dari objek wisata yang didapatkan,” ungkapnya.
Kadis LHK juga menyebutkan bahwa ke depannya
untuk Kabupaten Polewali Mandar sebagaimana petunjuk Pj Bupati Polman, akan
lebih gencar dan lebih giat lagi untuk membentuk wirausaha-wirausaha baru
pengolahan sampah. Salah satunya kelompok budidaya Maggot di Tinambung, saat
ini lolos ke tingkat nasional untuk kompetisi start up bisnis yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata bekerjasama
dengan Asosiasi Bisnis Indonesia. Kelompok ini merupakan pelaku usaha yang
dibina melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polman dan terus disupport.
Diharapkan kelompok seperti ini bisa berkembang lebih banyak lagi sehingga
tidak ada lagi sampah yang terbuang, semua sampah akan bernilai ekonomi.
Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar