Warga Desa Paku Antusias Ikuti Edukasi Pengelolaan Sampah TPST

17 Jul 2025
Super Admin
Berita
Warga Desa Paku Antusias Ikuti Edukasi Pengelolaan Sampah TPST

 Warta Kominfo SP Polewali Mandar – Sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah TPST Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, terlaksana pada Selasa, 15 Juli 2025. Bertempat di salah satu rumah warga, dilaksanakan sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah terpadu (TPST) dengan fokus pada pemilahan, pengomposan, dan pemusnahan residu. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, bersama Kepala DLHK, Camat Binuang, pemerintah desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya mengelola sampah dari rumah tangga hingga ke TPST. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering diolah menjadi kompos menggunakan metode komposting dan maggot. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, logam, dan kaca diarahkan untuk didaur ulang. Untuk sampah residu yang tak bisa diolah, disiapkan pemusnahan menggunakan incinerator modern.

Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang menyambut baik program ini.

“Sudah hampir empat tahun kami membangun komunikasi dengan masyarakat Desa Paku. Alhamdulillah, hari ini mereka menerima dengan terbuka. Mudah-mudahan Agustus nanti, proses incinerator dari PT Dodika bisa berjalan lancar. Edukasi persuasif seperti ini sangat penting,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar, Mohammad Jumadil.,ST.,M.AP menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mengajak masyarakat memanfaatkan kembali TPST sebagai solusi lingkungan sekaligus peluang ekonomi.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa sampah bisa menjadi sumber nilai. Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa menghasilkan kompos untuk pertanian, membuka peluang usaha baru, dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia,” jelasnya.

Menariknya, abu sisa dari incinerator nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan batako dan paving block, menambah nilai guna dari limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna.

M. Rasyid, Kepala Dusun setempat, juga menyambut baik kegiatan ini dan berharap pengelolaan sampah bisa berjalan lancar.

“Kehadiran bupati memberi kami harapan besar. Semoga pengelolaan sampah ini benar-benar berjalan baik, seperti yang kami harapkan bersama,” ucapnya.

Dengan adanya edukasi ini, masyarakat selangkah lebih maju menuju kesadaran lingkungan, di mana sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan sumber daya yang bernilai.

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

Bagikan Informasi Ini: