Pemkab Polman Dorong Digitalisasi Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah

14 Aug 2025
Super Admin
Berita
Pemkab Polman Dorong Digitalisasi Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah

Warta Kominfo SP Polewali Mandar - Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi transaksi keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Kick Off Gerakan Bayar Pajak dan Retribusi Daerah Secara Non Tunai. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Digitalisasi transaksi pemerintah daerah dapat memberikan beberapa manfaat, seperti meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, serta mengurangi potensi kebocoran pendapatan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah lain dalam meningkatkan serapan pajak dan retribusi melalui non-tunai.

Hadir dalam kesempatan tersebut dari berbagai pihak, termasuk Bupati Polewali Mandar, Perwakilan Bank Indonesia cabang Sulawesi Barat, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar, Ketua DPRD, Pj. Sekretaris Dearah, Para Asisten, Staf Ahli, Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim TP2DD Kabupaten Polman, Camat, Lurah, dan Kepala Desa.

Gerakan Bayar Pajak dan Retribusi Daerah Secara Non Tunai ini diresmikan secara langsung oleh Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud. Bupati Polman Menekankan pentingnya Pemerintah Daerah menjadi terdepan, dalam memperkenalkan perkembangan tekhnologi bagi masyarakat, seperti program digitalisasi transaksi.

" Dari sisi Perintahan harus bisa adaptif bukan hanya pemerintahan hanya bisa mengikuti perkembangan tetapi menjadi terdepan, kemarin kami dengan Pak Sekda, Asisten 3 dan Badan Pendapatan Daerah di Makasar membahas masalah digitalisasi terutama retribusi pajak pendapatan Kita yang menjadi faktor penunjang di kabupaten Polman, saya tahu bahwa panitia menyampaikan tidak ada cara lain, apalagi perkembangan yang sangat masif, tentu pendekatan tekhnologi tidak bisa ditawar, terutama masyarakat kita pendekatan tekhnologi yang belum merata, ini menjadi kerja kita bersama untuk bisa memperbaiki, karena kedepan ini terutama penganggaran di daerah kita itu akan fokus bagaimana PAD kita dikelola dengan baik dan terus bertumbuh, caranya adalah dikelola dengan transparan, efektif dan akuntabel, tentu dengan pendekatan tekhnologi atau aplikasi "

Kepala Badan Pendapatan Kabupaten Polewali Mandar, Alimuddin menjelaskan bahwa peluncuran gerakan yang pembayaran pajak dan retribusi secara non tunai menandai dimulainya periode pembayaran pajak yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat.

" Alhamdulillah pada hari ini, high level meeting TP2DD Polman, sekaligus pak bupati tadi sudah melaunching gerakan pembayaran pajak dan Retribusi secara non tunai. Ini menandakan bahwa mulai hari ini periode sampai 5 Oktober kita beri kesempatan kepada para wajib pajak termasuk retribusi untuk meningkatkan transaksi pembayarannya, karena ini tidak hanya memenuhi  kewajiban sebagai wajib pajak tetapi dalam pemenuhan wajib pajak itu kita beri pemenuhan reward yang sepenuhnya didukung oleh perwakilan Bank Indonesia Sulbar dan Bank Sulselbar kabupaten Polman. Tentu ini hanya momentum untuk bagaimana kewajiban pembayaran pajak, tetapi secara umum kami berdua mengharapkan seluruh masyarakat,.pelaku usaha, yang merupakan wajib pajak di restoran, rumah makan, dan terutama PBB kita lebih mencakup masyarakat, ini senantiasa kita harapkan muncul kesadaran dan kepatuhan " jelasnya.

Dengan komitmen bersama dari berbagai pihak, diharapkan implementasi pembayaran non-tunai di Kabupaten Polewali Mandar dapat berjalan lancar dan meningkatkan PAD secara signifikan.

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

Bagikan Informasi Ini: