Momentum Maulid Nabi di Lapeo, Pemkab Polman Serukan Kepemimpinan Berakhlak dan Masjid Jadi Pusat Peradaban

25 Sep 2025
Super Admin
Berita
Momentum Maulid Nabi di Lapeo, Pemkab Polman Serukan Kepemimpinan Berakhlak dan Masjid Jadi Pusat Peradaban

Warta Kominfo SP Polman – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nuruttaubah, Rabu, 24 September 2025 / 1447 H. Kegiatan yang mengangkat tema “Momentum Meneladani Akhlak, Menyucikan Jiwa, dan Menebar Manfaat” ini berlangsung khidmat di Masjid Nuruttaubah KH Muhammad Tahir, Lapeo, Kecamatan Campalagian.

Hadir mewakili Bupati Polewali Mandar, Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan dan turut hadir Perwakilan Kanwil Kemenag Sulawesi Barat, Perwakilan Kemenag Polewali Mandar, Para Kepala OPD, Para Camat, Ketua DKM Masjid, Para Tokoh Masyarakat, serta masyarakat setempat.

Di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks mulai dari derasnya arus digitalisasi, perubahan sosial, hingga isu-isu global kita dituntut untuk kembali menghadirkan nilai-nilai rasulullah yaitu kejujuran, kasih sayang, keadilan, serta kepedulian kepada sesama. Bagi pemerintah daerah meneladani kepemimpinan dan akhlaknya menjadi landasan dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah ini.

Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Arifin Yambas, S.Sos., MM., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia juga menyinggung isu yang tengah hangat di masyarakat, yakni terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah membatalkan keputusan Penjabat (Pj.) Bupati sebelumnya mengenai kenaikan pajak tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, tentu kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan  kegiatan keagamaan seperti ini. Sebab, dari masjidlah lahir cahaya ilmu, cahaya persatuan, dan cahaya peradaban. Maka saya mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat,” ungkap Arifin.

“Saya sampaikan dengan tegas bahwasanya saya selaku Bupati Polewali Mandar memutuskan untuk membatalkan keputusan Pj. Bupati sebelumnya mengenai kenaikan pajak. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir, pemerintah daerah selalu berupaya agar kebijakan yang diambil sesuai dengan aspirasi dan kemampuan masyarakat,” lanjutnya.

Peringatan Maulid Nabi ini juga diisi dengan ceramah hikmah Maulid yang disampaikan oleh Anre Gurutta Prof. Dr. KH. M. Faried Wadjidy, Lc., yang mengupas pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

Bagikan Informasi Ini: