Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unhas ke-70, RSUP Wahidin Sudirohusodo Bekerja Sama dengan Departemen Ilmu Kesehatan Anak Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Polman
Warta Kominfo SP Polewali Mandar — Dalam rangka melaksanakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, serta memperingati Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) ke-70, Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unhas bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Polewali Mandar menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial dan edukasi kesehatan.
Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan bagi anak dan balita stunting, simposium, workshop tatalaksana stunting, serta malam ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 6-7 Desember 2025.
Pada malam ramah tamah, turut hadir Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, Wakil Bupati Hj. Andi Nursami MP, Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unhas Prof. DR. dr. Aidah Juliaty A. Baso, Sp.A, Subsp.N.P.M (K), SpGK, Ketua IDAI Sulawesi Barat dr. Asrul Salam, M.Biomed, Sp.A, sejumlah guru besar Unhas, Ketua IDI Polewali Mandar dr. Irwandi Muis, Sp.B.,M.kes. FINACS, kepala OPD terkait, Koordinator Wilayah SPPG Polewali Mandar Muhammad Firman Jaelani, SH, Ketua IAI Cabang Polman Apt. Zulrahmat Muis, Ketua PPNI Sulaeman SE, Dirut RSUD Hajjah Andi Depu, Dirut RS Pratama Wonomulyo, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Polewali Mandar memberikan apresiasi kepada tim Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unhas dan IDI atas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Bupati menegaskan pentingnya kesehatan sebagai pondasi pembangunan daerah.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah mengapresiasi tim yang bisa hadir di Polman sebagai bentuk pengabdian di daerah kami. Semua ini merupakan upaya agar ekosistem kesehatan di daerah ini terus berkelanjutan. Kami meyakini bahwa kesehatan adalah pondasi kemajuan daerah dan bangsa. Jika generasi kita tidak sehat dan mengalami stunting, tentu hal ini akan memengaruhi kualitas SDM untuk bersaing dengan daerah bahkan negara lain,” jelas Bupati.
Ketua IDAI Sulawesi Barat, dr. Asrul Salam, menjelaskan tujuan kegiatan dan pelaksanaan workshop serta bakti sosial yang berlangsung paralel di dua lokasi berbeda.
“Saat ini kami kedatangan tim dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unhas. Tujuannya adalah pengabdian masyarakat terkait stunting. Tim dari Makassar melakukan dua kegiatan, yaitu simposium mengenai tatalaksana stunting dengan peserta dokter, bidan, dan petugas gizi dari seluruh puskesmas, total 60 orang. Secara paralel juga dilakukan bakti sosial skrining pasien stunting di Puskesmas Campalagian. Harapan kami setelah ini ada tindak lanjut tatalaksana stunting agar angkanya dapat berkurang, dan semoga kegiatan ini bisa berlanjut,” ujar dr. Asrul.
Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unhas, Prof. Aidah Juliaty A. Baso, turut memberikan penjelasan terkait alasan pemilihan lokasi kegiatan serta harapannya terhadap penurunan angka stunting di Sulawesi Barat.
“Kegiatan ini dilaksanakan di dua kabupaten, yaitu Majene dan Polman, dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unhas ke-70. Bentuk kegiatan meliputi simposium, workshop, dan bakti sosial di Kecamatan Campalagian. Kami memilih Polman dan Majene karena angka stunting yang masih tinggi serta lokasinya yang dekat dengan Makassar. Jika hasilnya baik, kami akan mempertimbangkan untuk melanjutkan ke daerah lainnya. Harapan saya angka stunting bisa menurun, tentunya melalui kolaborasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh pihak,” ungkapnya.
Ketua IDI Polman, dr. Irwandi Muis, juga memberikan tanggapan terkait pelaksanaan kegiatan kolaboratif ini.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, pemerintah daerah berharap upaya penurunan stunting di Polewali Mandar semakin terarah, berkelanjutan, dan melibatkan lebih banyak kolaborasi lintas lembaga.
Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar