Musrenbang Polman 2026: Sinkronisasi Aspirasi dan Arah Pembangunan Berkelanjutan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2026 sukses terlaksana pada Rabu, 1 April 2026, di Ruang Pola Kantor Bupati. Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya Gubernur Sulawesi Barat diwakili perwakilan pemerintah provinsi, Bupati dan DPRD Polewali Mandar, tenaga ahli dari Universitas Hasanuddin Agus Salim, OPD, perguruan tinggi, serta undangan lainnya.
Kepala Bapperida Polewali Mandar, Ir. Budi Utomo Abdullah, MM menyampaikan, bahwa penyusunan RKPD telah melalui berbagai tahapan, mulai dari konsultasi publik, Musrenbang kecamatan, hingga forum perangkat daerah. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menyempurnakan rancangan RKPD yang mengacu pada RPJMD.
Sementara itu, Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan sesuai amanah undang-undang sistem perencanaan pembangunan nasional. Forum ini menjadi ruang strategis dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, sekaligus menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Bupati juga mengapresiasi tingginya partisipasi berbagai pihak sebagai wujud kepedulian terhadap kemajuan daerah. Ia mengungkapkan capaian penurunan angka kemiskinan menjadi 14,02 persen, namun mengingatkan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi sebagai sinyal penting untuk membuka ruang investasi, didukung penguatan infrastruktur dan pelayanan dasar.
"Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan proaktif menyusun perencanaan yang realistis, selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan keuangan daerah, sekaligus memperkuat koordinasi dan sinkronisasi dengan program pembangunan provinsi," sebutnya.
Peran strategis dalam menetapkan prioritas pembangunan, menyelaraskan program daerah dan provinsi, serta mengoordinasikan seluruh pemangku kepentingan. Sementara itu, pokok-pokok pikiran DPRD yang dihimpun dari hasil reses juga menjadi bagian penting dalam perencanaan.
Beberapa isu prioritas yang menjadi perhatian meliputi hilirisasi komoditas unggulan, pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, penyediaan air bersih dan sanitasi, penguatan konektivitas digital, peningkatan kualitas SDM melalui percepatan penurunan stunting, peningkatan pendidikan dan kesehatan, pengendalian emisi gas rumah tangga, serta pengembangan inovasi daerah.
Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar