Indeks berita

Pusat informasi terbaru seputar kegiatan dan layanan di lingkungan pemerintah.

News
Berita
03 Jun 2024
Oleh Super Admin

FPK Wonomulyo Resmi Dilantik untuk Periode 2024-2029

Wonomulyo, Warta Kominfo SP Polman - Dalam sebuah acara yang diadakan di Pendopo Kantor Kecamatan Wonomulyo, Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kecamatan Wonomulyo resmi dilantik untuk periode 2024-2029. Upacara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pemerintah Kecamatan Wonomulyo, serta diresmikan oleh Staf Ahli Bupati Polewali Mandar, Muhammad Akbar, yang mewakili Pejabat Bupati. Kehadiran dalam kegiatan tersebut meliputi Staf Ahli Bupati, Ketua FPK, Camat Wonomulyo, Diskominfo SP, Kesbangpol, dan berbagai tokoh masyarakat, agama, pendidikan, pemuda, dan perempuan dari wilayah tersebut.Kepengurusan FPK Kecamatan Wonomulyo terdiri dari beragam unsur, termasuk Camat Wonomulyo, Sekcam, Kapolsek, Danramil, unsur TNI, perwakilan Kementerian Agama, serta tokoh masyarakat. Mereka secara resmi dilantik oleh Staf Ahli Bupati, dengan tujuan membantu dalam merumuskan kebijakan pembangunan kebangsaan, memfasilitasi kerja sama antara FPK dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, serta menjalin dialog dengan pemuka adat, suku, dan masyarakat untuk menyelenggarakan sosialisasi kebijakan terkait pembangunan kebangsaan.Muhammad Talib S. Pd M. Pd, yang menjabat sebagai Ketua FPK Kecamatan Wonomulyo, menyatakan komitmennya untuk menjalankan program kerja yang meliputi pembentukan forum pembaruan kebangsaan di tingkat desa dan kelurahan serta memperkuat persatuan antara berbagai ras, suku, dan etnis yang ada di wilayah Kecamatan Wonomulyo.Upacara pelantikan ini menandai langkah awal yang penting dalam memperkuat kohesi sosial dan mempercepat pembangunan kebangsaan di tingkat lokal. Diharapkan, dengan kehadiran FPK yang baru dilantik, akan tercipta sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di Kecamatan Wonomulyo.Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

News
Berita
03 Jun 2024
Oleh Super Admin

Lakukan Kunjungan Kerja, Pj. Gubernur Sulbar Harapkan Dukungan Pemda dan Masyarakat Polman

Warta Kominfo Sp Polewali Mandar- Penjabat Bupati Polewali Mandar Drs. Ilham Borahima, menyambut hangat Kunjungan Kerja Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Dr. Bahtiar Baharuddin Dr. Bahtiar Baharuddin di Kabupaten Polewali Mandar, Kamis, 30 Mei 2024.Didampingi Pj. Bupati Polewali Mandar, Pimpinan Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Polman, Pj. Gubernur Sulawesi Barat Dr. Bahtiar Baharuddin mengawali kunjungan ke salah satu pasar tradisional di Kabupaten Polewali Mandar. Dalam kunjungan ke Pasar Baru, dirinya bersama dengan rombongan, mengecek secara langsung harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat.“ Hari ini saya disela-sela kunjungan kerja silaturahim denga teman-teman Pak Bupati dengan forkopimda dengan penyelenggara negara dengan wikayah Kabupaten Polman, pagi ini saya menyempatkan diri meninjau pasar. Pasar ini sangat penting karena ini adalah pusat ekonomi masyarakat, jadi seberapa tinggi dan seberapa baik frekuensi pasar itu sangat menentukan transaksi ekonomi di sebuah daerah, itu cermin perputaran perekonomian daerah. Hari ini sekaligus kita mengecek harga-harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat yang kgususnya mempengaruhi tingkat inflasi. Selama ini, inflasi di Sulawesi Barat sangat bagus, dia masuk kedalam sepuluh provinsi terbaik dalam pengelolaan informasi dan saya juga datang hari ini melihat harga ikan bandeng dibawah harga, kemudia ikan cakalang, kemudian yang lainnya mungkin cabe, bawang, relatif stabil semua harganya, tomatpun demikian. Jadi saya kira sangat baik pengelolaan disini. Pak Bupati bersama tim inflasi Kabupaten nersama TNI-Polri dan Forkopimda lainnya. Terimakasih atas nama Pemda Pemprov Sulbar dan kedepan nanti kita semakin memperkuat sinergi dengan memastikan seluruh kebutuhan masyarakat. Ini kita cek, yang paling penting sebenarnya bukan inflasinya karena menyangkut ketersediaan 21 bahan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari oleh masyarakat. Walaupun kita sadari bahwa tidak ada Kabupaten yang memenuhi 21 itu tetapi disitulah tugas pemimpin daerah untuk mengelola untuk masyarakat “ Jelasnya.Kunjungan Pj. Gubernur dilanjutkan ke UPT Balai Benih Tanaman Pangan kemudian berpindah ke Area Sport Center Polewali Mandar untuk melakukan Penanaman Sukun. Dirinya menyebut Program menanam sukun untuk kehidupan dan perlindungan, merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Presiden RI, terkait konversi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.“ Hari ini kita masuk di kawasan Sport Center, terus terang ini baru turun tempatnya sejuk sekali dan kawasan ini sangat bagus, luas makanya hari ini tanam sukun juga karena sukun ini, benar-benar kita sedang dorong, kita pulihkan semua kembali tanaman yang sudah dimiliki orang Sulbar di masa lalu, 40-50 tahun lalu itu hampir setiap rumah orang Polewali Mandar ini pohon sukun dan justru menjadi salah satu makanan pokok disamping pisang dan ubi. Kalau ini bisa kita lakukan, ini kita mendukung program Bapak Presiden, Pemrintah untuk konversi pangan sekaligus kita memperkuat ketahanan pangan, na pilihan pohon sukun ini, dia tanaman endemi yang dimiliki oleh pulau sulawesi terutama kita Sulselbar ini, tinggala kami melatihan bagaimana pembibitannya. Kemudian khusus balai benih tadi, hendak saya dorong balai benih holtikultura jadi nanti kedepan kita punya bibit sukun, durian, naNgka, bibit apapun, kita produksi dalam jumlah yang banyak sehingga harganya murah kalaupun masyarakat harus beli, balai benih ini saya hendak kembangkan, idenya adalah balai benih ini kita harus kembangkan bukan lagi UPT tetapi dia BLUD sehingga teman yang bekerja di UPT karena pake manajemen badan layanan umum daerah, dia bisa melakukan transaksi, menjual dan produktif. Saya kira itu pelan-pelan saya kerjakan dan saya hendak membangun ini, bukan pemprov bekerja sendiri, karena ini wilayah Kabupaten Polman tentu dengan teman-teman. Saya datang disini hendak memberi pesan baru, bahwa saya akan kerja terkoordinasi dan bekerja bersama, tumbuh bersama dengan instansi lainnya “ Tutup Pj.Dari Sport Center Polewali Mandar, Pj. Gubernur bersama rombongan mengakhiri kunjungan kerjanya di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar. Kehadiran Pj. Gubernur disambut hangat oleh seluruh tamu undangan.Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar 

News
Berita
03 Jun 2024
Oleh Super Admin

Sosialisasi Dinas Perpustakaan Berbasis Inklusif Sosial berupa Pengelolaan Limbah Rumah Tangga

olewali, Warta Kominfo SP Polman – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar Menyelenggarakan Sosialisasi Bidang Pengembangan Perpustakaan yang Berbasis Inklusif Sosial dengan Tema “Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos dengan Sistem Bag Composter”, terlaksana pada Hari Rabu, 29 Mei 2024.Dalam sosisalisasi ini hadir Sekretaris Daerah kabupaten Polewali Mandar membuka kegiatan dan mengapresiasi atas ide inovasi pengelolaan sampah dari Dinas Perpustakaan. Ini menjadi salah satu bentuk usaha yang dilakukan untuk membantu pemerintah mencari solusi masalah sampah yang dihadapi selama ini. Sekda Ir. Bebas Manggazali dalam sambutan Pj Bupati Polewali Mandar menyampaikan pengelolaan limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos ini insyaallah bukan hanya memberikan manfaat kepada kita yang hadir tetapi Polewali Mandar secara umum. Kegiatan sosialisasi ini penting dalam rangka upaya menyelesaikan permasalahan persampahan secara tuntas, penuntasan masalah sampah bukanlah hal yang mudah, kegiatan sosialisasi yang hampir serupa tapi tak sama kemarin juga dilakukan oleh DLHK di Binuang. Semakin banyaknya edukasi pengelolaan sampah diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan dan mengelola sampah dengan tepat.Andi Mahdiana Djabbar S.IP. M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar menuturkan adapun dilakukan sosialisasi, sebenarnya banyak manfaat yang ingin dicapai, pertama menyangkut pengenalan Dinas Perpustakaan itu sendiri, banyak yang masih belum paham Dinas Perpustakaan dan layanan-layanan apa saja yang diberikan kepada masyarakat sehingga perpustakaan sebagai sumber belajar itu bisa dirasakan oleh masyarakat. Namun, di samping literasi dan edukasi yang diciptakan ini, yaitu melihat juga kondisi yang ada di Polewali Mandar, dimana sampah menjadi momok yang kurang bagus. Melalui sosialisasi yang diselenggarakan ini Dinas Perpustakaan memberikan edukasi terkait pembuatan pupuk kompos dari sampah atau limbah rumah tangga.“Alhamdulillah kami punya sedikit informasi terkait pengelolaan, sehingga melalui perpustakaan inilah kami mengedukasi memberikan literasi kepada masyarakat terkait pengelolaan limbah, khususnya limbah rumah tangga. Kami bekerjasama dengan PKK, yang anggotanya para ibu-ibu, dimana wanita menjadi role model untuk melakukan suatu perubahan. Saya yakin ini bisa tercapai, dengan memulainya bersama PKK kecamatan, yang didukung oleh PKK kabupaten yang nantinya memberikan edukasi kepada masyarakatnya, sehingga manfaat dari pengelolaan ini bisa dirasakan masyarakat. Sekarang kan musim pertanian, musim bunga-bunga, bisa memproduksi sendiri pupuk yang lebih sehat dan bersifat organik tanpa memakai pupuk kimia.” Jelas Kadis PerpustakaanAndi Mahdiana juga menyebutkan Antusias masyarakat terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan sebagai bentuk ketertarikan untuk menjalankan proses pengomposan ke depannya. Ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk membantu pemerintah melalui Dinas Perpustakaan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dan diharapkannya sosialisasi ini tidak berhenti disini, selanjutnya bisa dilakukan sosialisasi lainnya bersama komunitas lainnya untuk membantu pemerintah dalam penuntasan kemiskinan, stuting dan kebersihan bisa terjaga di Polewali Mandar.Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

News
Berita
03 Jun 2024
Oleh Super Admin

Mendukung Perluasan Area Tanam (PAT), Pemkab Polman Serahkan 25 Unit mesin Pompa Air

Warta Kominfo SP Polewali Mandar- Guna mendukung Perluasan Areal Tanam (PAT) melalui Program Pompanisasi,  Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar menyerahkan Alat Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani, dan diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Ir. Bebas Manggazali, Selasa 28 Mei 2024 di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar.Pada kesempatan tersebut diserahkan sebanyak 25 unit mesin pompa air, kepada 25 kelompok tani. Melalui program Pompanisasi tersebut, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi padi di Kabupaten Polewali Mandar, hal  tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar Andi Afandi Rahman.“ Dikesempatan ini tadi sudah diserahkan secara simbolis oleh Bapak Sekretaris Daerah mewakili Bapak Pj. Bupati Polman, itu sebanyak 25 unit, penerima untuk tahap awal ini sebanyak 25 kelompok tani. Jadi harapan kami sama dengan petani-petani kita, agar kiranya turun bantuan berupa pompa air, agara kiranya ada percepataaaan yang bisa dilakukan petani kita. Seperti tadi dijelaskan bahwa sasarannya adalah bagaimana pertanian-pertanian dan lokasi-lokasi pertanian yang tidak melakukan pertanaman selama satu tahun satu kali dalam setahun, bisa menjadi dua kali. Istilahnya dari P nol menjadi P satu, menjadi  dua dan harapan kita juga kedapan ini ketersediaan benih tercukupi ditingkat petani, begitupun juga dengan pupuk, dan harapan lain kita karena ini adalah solusi-solusi jangka pendek, kira-kira kedepan juga solusi jangka panjang juga perlu difikir. Seperti pembangunan jaringan tersier dan kalau bisa seperti di daerah tinambung itu dibendung yang potensinya bisa mengairi lebih dari 2000 H dan bisa bermanfaat untuk tiga sektor, pertama sektor pertanian, air bersih, maupun mitigasi bencana diwilayah tinambung dan sekitarnya “ Jelasnya.Dikesempatan yang sama, Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Sulawesi Barat, Repelita Kallo menjelaskan, program pompanisasi menjadi satu langkah awal untuk mendukung perluasan areal tanam dan peningkatan produksi padi bagi para petani. Program tersebut diperuntukkan bagi para kelompok tani yang dalam setahun tidak melakukan penanaman.“ Program ini diperuntukkan bagi petani-petani yang memiliki lahan sawah yang indeks pertanamannya masih nol, artinya dalam setahun tidak pernah menanam baik karena kekeringan atau insdeks pertanaman satu atau dia menanam hanya satu kali dalam setahun, sehingga Bapak Menteri Pertanian membuat program ini untuk mengairi lahan sawah yang ada di Provinsi Sulawesi Barat. Setau saya sesuai data statistik, lahan sawah di Provinsi Sulawesi Barat ini kurang lebih 15000 H, itu yang diharapkan bisa memacu produksi sehingga kekurangan produksi pada bulan sebelumnya bisa teratasi. Selain program ini, ada juga program perpompaan, jadi petani dibantu atau difasilitasi perpompaan. Bantuan itu langsung ke petaninya. Ada juga pipanisasi diperuntukkan bagi daerah yang sawahnya berada diketinggian jadi kita bisa memanfaatkan air dari pegunungan “ kata Repelita Kallo.Salah satu warga dari kelompok tani penerima manfaat mengucap syukur dan terimakasih kepada Pemerintah.“ Kami dari kelompok tani hidayah 2 desa lampoko kecamatan campalagian. Saya sangat berterimakasi kepada Pemda Kabupaten Polewal Mandar serta BSP yang ada di Provinsi Sulbar yang memberikan berupa bantuan pompa air yang sangat kami butuhkan karena mengingat kebutuhan air yang kami pakai tidak mencukupi sehingga dengan adayang bantuan ini saya sangat bersyukur “ Tutup Muhammad.Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

News
Berita
03 Jun 2024
Oleh Super Admin

Sosialisasi Rencana Rehabilitasi TPST, Masalah Sampah Bisa Diatasi dan Bisa Bernilai Ekonomi

Binuang, Warta Kominfo Polman – Sosialisasi Rencana Rehabilitasi TPA Paku Menjadi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) telah terlaksana di Aula Kantor Camat Binuang Kabupaten Polewali Mandar, Selasa 28 Mei 2024.Kegiatan ini merupakan langkah awal yang dilakukan setelah melakukan serangkaian upaya pendekatan persuasif terhadap masyarakat untuk memfungsikan tempat pembuangan akhir yang ada di Desa Paku, Kecamatan Binuang. Adapun ide saat ini, yaitu pengolahan sampah yang banyak terlihat seperti di media sosial, berbagai referensi bahwa sampah itu harus dikelola, bukan lagi dibuang, karena itu konsep ini ditawarkan untuk merehab TPA Binuang menjadi tempat pengolahan sampah. Sampah ini menjadi material yang baku untuk dijadikan proses produksi menjadi produk jadi. Produk jadi inilah yang akan menjadi nilai tambah yang bisa dijual baik itu dalam bentuk pakan untuk maggot untuk makanan ikan, unggas dan ternak lainnya. Plastik untuk dipilah dan dikumpul dibawa ke tempat pembayarannya, seperti karton, logam, besi, semua memiliki nilai tambah, termasuk residu hasil dari pemusnahan bisa dimanfaatkan sebagai bahan material untuk bahan bangunan menjadi batako dan lainnya.M. Jumadil Tappawali Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Polewali Mandar menuturkan usaha yang akan dilakukan ini meminimalkan sampah yang akan dibuang, semua akan bernilai ekonomi, dan salah satu lapangan pekerjaan tambahan bagi masyarakat untuk memperoleh nilai tambah ekonomi ketika ini bisa beroperasi. Ia juga memohon doa kepada seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan agar bisa dikerjakan sesegara mungkin dengan baik dan lancar.“Ini adalah langkah awal mohon doa dan dukungannya seluruh masyarakat Polewali Mandar terkhusus masyarakat Kecamatan Binuang, kita mendesain ini sebagai model, sebagai percontohan di Sulawesi Barat untuk terus eksis seiring dengan pertumbuhan penduduk dan omset juga tentunya lebih besar.”Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar menyampaikan pertemuan ini dihadiri beberapa stakeholder termasuk para tokoh masyarakat, Camat Binuang dalam rangka merehabilitasi TPST (tempat pengelolaan sampah terpadu. Ia berharap ke depan dengan adanya TPST tidak ada lagi tumpukan sampah dalam kota maupun sekitarnya, yang kedua ini akan menguntungkan masyarakat setempat karena menghasilkan perekonomian yang cukup bagus.“Pemerintah memberikan sosialisasi seperti ini, yang kedua pemerintah juga menganggarkan kurang lebih 2 milyar sambil mengikuti perkembangannya, apabila dibutuhkan anggaran lain insyaallah tetap mendukung program sampah ini agar tetap bersih dan indah, karena sampah berdampak terhadap kesehatan, dan bau sangat menyengat sehingga kurang indah kota dilihat saat terjadi penumpukan sampah.”Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

News
Berita
03 Jun 2024
Oleh Super Admin

Pemkab Polman Sampaikan Komitmen Terus Perbaiki Kinerja dalam Rapat Paripurna DRPD

Polewali, Warta Kominfo SP Polman – Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Penyampaian Keputusan DPRD tentang Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Polewali Mandar Tahun Anggaran 2023, berlangsung di Ruang Utama DPRD Polewali Mandar, Senin, 27 Mei 2024.Beberapa catatan dan studi kasus atas RKPJ Bupati Polewali Mandar tahun 2023, yaitu agar Tim Penyusun RKPJ selanjutnya bisa lebih bekerja lebih keras lagi dalam menyusun sehingga permasalahan defisit anggaran bisa teratasi. Selanjutnya urusan wajib pelayanan dasar, pertama dalam urusan pendidikan Pemerintah Daerah agar menyusun kebijakan yang lebih strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mengoptimalkan upaya untuk mengatasi angka putus sekolah, meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan. Kedua urusan kesehatan lebih dioptimalkan termasuk strategi penurunan angka stunting. Ketiga, pekerjaan umum dan penataan ruang berupa pemerataan infrastruktur dengan sasaran meningkatnya infrastruktur jalan dan jaringan irigasi dengan indikator kinerja dalam kondisi baik, sedangkan untuk pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah direkomedasikan kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR agar menyusun kegiatan yang lebih komprehensif.Kemudian, urusan wajib non pelayanan dasar, pertama terkait tenaga kerja agar lebih mengoptimalkan dari segi kualitas dan kuantitas. Kedua lingkungan hidup terkait masalah sampah di Polewali Mandar agar Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menyusun kebijakan strategis untuk pengelolaan sampah, edukasi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, serta mendorong masyarakat dalam mengelola sampah dengan prinsip 3R (reuse, reduce, recycle). Ketiga, terkait administrasi kependudukan dan catatan sipil direkomendasikan kepada kepada Pemda Polman melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil agar lebih memaksimalkan cakupan kepemilikan KTP elektronik dan Akta kelahiran. Keempat, dibutuhkan dorongan yang lebih optimal untuk mendorong lebih banyak desa yang maju dan mandiri melalui penguatan kapasitas pemerintah ataupun aparat desa, pengembangan Bumdes dan pemberdayaan masyarakat. Kelima, Komunikasi dan Informatika, dengan capaian dan dapat menyajikannya informasi daerah dengan baik, namun agar tetap mengoptimalkan penyediaan informasi dan publikasi, serta mengefektifktan penggunaan aplikasi Polman Satu Data, dan Srikandi untuk OPD dan sekolah-sekolah.Kelautan dan Perikan juga direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah agar menyediakan sarana dan prasarana produksi, hingga pemasaran. Terkait pariwisata direkomendasikan lebih mengoptimalkan destinasi dan mendorong pertumbuhan dan menggalakan promosi wisata. Selanjutnya laju sektor pertanian melebihi yang ditargetkan dari 1,86 menjadi 5,13, akan tetapi karena adanya penurunan program komunitas unggulan direkomendasikan melalui Dinas Pertanian memberikan pelayanan yang lebih baik dan pengembangan kapasitas kelompok tani. Perdagangan dan Perindustrian direkomendasikan kepada Pemda untuk mengembangkan UMKM melalui pendampingan, pembukaan akses informasi pemasaran, serta fasilitas produksi dan modal usaha.Sambutan yang dibawakan Sekda Ir. Bebas Manggazali mewakili Pj Bupati Polewali Mandar menuturkan bahwa Tahun 2023 banyak keberhasilan yang dicapai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Polewali Mandar, namun masih tendapat banyak kekurangan, permasalahan yang menjadi tantangan ke depan. Olehnya, itu Ia menjelaskan melalui catatan dan rekomendasi untuk mewujudkan Polman yang lebih baik.“Catatan dan Rekomendasi yang disampaikan pada hari ini berupa catatan-catatan strategis yang berisikan saran, masukan dan atau koreksi dimana merupakan dasar yang penting bagi kami untuk ditindaklanjuti karena hal tersebut sesuai dengan keinginan yang diharapkan oleh masyarakat Polewali Mandar.” Ungkap SekdaBebas juga menutup sambutan dengan menyampaikan selaku pejabat Kepala Daerah beserta seluruh jajaran berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan saran dan masukan yang disampaikan melalui rekomendasi tersebut sebagai informasi dan acuan dalam melakukan pembenahan dalam menjalankan amanah konstitusi.Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

News
Berita
02 Jun 2024
Oleh Admin Dinas Pendidikan

Aksi Bersih Pantai di Polewali Mandar Semarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Polewali Mandar, 2 Juni 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan mengimplementasikan program Profil Pelajar Pancasila (P5), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar menggelar aksi bersih pantai. Kegiatan ini melibatkan ribuan siswa siswi dari SD dan SMP di Kecamatan Polewali.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Andi A Rajab Patajangi (ARP), memimpin langsung kegiatan ini bersama segenap pejabat dan staf dinas, para kepala sekolah, serta guru. Ribuan siswa dengan semangat membersihkan pantai di berbagai titik, termasuk pantai sekitar Cenderawasih, Kappung Baru, Takatidung, Ujung, Pantai Bahari, dan pesisir pantai belakang Toyota.Kegiatan ini tidak hanya melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tetapi juga didukung penuh oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bapak Muhammad Jumadil, hadir bersama tim orangenya untuk memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah dan penanganannya.Dengan menurunkan berbagai jenis kendaraan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan memastikan kelancaran pengangkutan sampah yang terkumpul selama kegiatan berlangsung. Kendaraan-kendaraan ini juga digunakan untuk mendukung edukasi keliling tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bagi para siswa.Kegiatan bersih pantai ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar sejak dini. Melalui aksi nyata ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.Unsur dari TNI dan Polri pun ambil andil dalam melakukan pendampingan kegiatan ini, terlihat mereka juga membantu melakukan edukasi terhadap siswa siswi yang terlibat, semangat dan jiwa besar nampak terlihat dengan jelas memperhatikan raut wajah keseluruhan peserta bersih pantai.Aksi bersih pantai ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat sekitar. Partisipasi aktif para siswa dan dukungan penuh dari berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Polewali Mandar.#HariLingkunganHidup #BersihPantai #PolewaliMandar #Pendidikan #P5 #PelajarPancasila

News
Berita
01 Jun 2024
Oleh Hernita Allo Layuk, ST

Kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Se-Provinsi SulBar, Jumat, 31 Mei 2024

News
Berita
01 Jun 2024
Oleh Hernita Allo Layuk, ST

Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Kabupaten Polewali Mandar, jumat, 31 Mei 2024