Camat LimboroTerima 72 Orang Mahasiswa STAIN Majene yang Akan Melakukan KKN di Sembilan Desa/Kelurahan
Limboro, Kamis 18 Januari 2024, Camat
Limboro (Muhammad Rifai, S.IP) menerima rombongan Mahasiswa Sekolah Tinggi
Agama Islam Negeri (STAIN) Majene Angkatan IV yang akan melaksanakan Kuliah
Kerja Nyata (KKN) di sembilan desa/kelurahan dalam Wilayah Kecamatan Limboro.
Penerimaan mahasiswa tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Limboro sekitar
jam 10.00 wita. Kedatangan para mahasiswa tersebut didampingi
oleh panitia pelaksana KKN dari pihak kampus dan dosen pembimbing lapangan yang
dipimpin oleh Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN
Majene Abd. Wahid, M.Pd.I. Pelaksanaan KKN tersebut dijadwalkan berlangsung kurang
lebih selama 45 hari dan dijadwalkan berakhir pada tanggal 3 Maret mendatang.Adapun desa/kelurahan yang menjadi
lokasi KKN adalah Kelurahan Limboro, Desa Palece, Desa Lembang-Lembang, Desa
Samasundu, Desa Napo, Desa Salarri, Desa Renggeang, Desa Tandassura, dan Desa
Tangan Baru. Sementara yang akan melaksanakan KKN terdiri dari jurusan Tarbiyah
dan Jurusan Usluhuddin, Adab dan Dakwah yang terbagi dalam beberapa program
studi seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan
lain-lain.Diawal sambutannya Sekretaris P3M STAIN
Majene menyatakan bahwa Kecamatan Limboro merupakan Kecamatan yang istimewa
karena prosesi penerimaan mahasiswa dihadiri oleh semua dosen pembimbing
lapangan dimana hal tersebut jarang terjadi di tempat lain. Dia juga menyinggung
mengenai Pemerintah Kecamatan Limboro sangat Wellcome menerima mahasiswa dari
STAIN Majene dimana ketika membangun komunikasi awal, Pak Camat yang saat itu
menjabat Sekcam Limboro, menyatakan siap seberapa banyakpun mahasiswa KKN yang
akan datang. “Pelaksanaan KKN yang
berlangsung selama 45 hari ini bahwa nanti akan ada kegiatan besar dimana
anak-anakku sekalian kebetulan berada dilokasi adalah tanggal 14 Februari. Perlu
kami sampaikan karena ini adalah titipan kepada pak Camat dan seluruh pemerintah
desa bahwa mahasiswa ini tidak boleh terlibat dalam politik praktis, boleh saja
membantu pemerintah desa dan pemerintah kecamatan untuk menyukseskan kegiatan
ini tetapi perlu diingat bahwa kehadiran mahasiswa di lokasi tidak boleh
terlibat politik praktis” paparnya. Diakhir sambutannya, Sekretaris P3M
menyampaikan salam hangat dari Ibu Ketua STAIN Majene yang sangat berkeinginan
hadi di acara-acara seperti yang dilaksanakan di Kantor Camat Limboro akan
tetapi karena kesibukan yang tidak kalah pentingnya sehingga beliau tidak
sempat hadir. Sementara itu dalam Sambutannya Camat
Limboro menyatakan bahwa kedatangan mahasiswa STAIN Majene untuk melaksanakan
KKN dalam wilayah Kecamatan Limboro merupakan suatu berkah. “Sekolah Tinggi Agama Islam adalah sekolah
yang sangat dekat dengan agama, maka ketika orang-orangnya yang didatangkan ke
suatu tempat, maka yakin dan percaya tempat itu akan menjadi berkah. Itu yang
kami pahami dan itu yang kami yakini”, paparnya. Lebih lanjut Camat Limboro menjelaskan
bahwa di Kecamatan Limboro Ada tiga Banua Kaiyang (Wilyah Besar) yaitu Napo, Samasundu
dan Todang-todang, yang hari ini masih memegang prinsip-prinsip hidup bernilai
kemanusian tinggi (nilai amala’bian), maka yang ber-KKN di tempat itu sangat
membuka ruang belajar bagi mahasiswa dan sangat memungkinkan untuk mendapatkan
pelajaran-pelajaran amala’bian kehidupan dari masyarakat. Pada saat ber-KKN mahasiswa
tidak hanya menerapkan ilmu yang didapat dari kampus tetapi juga menyerap nilai-nilai
sisi kehidupan yang lain yang bernilai tinggi yang berfaedah untuk kehidupan
kita.
Mahasiswa STAIN Majene merupakan
mahasiswa ke 2 yang melaksanakan KKN di Kecamatan Limboro setelah sebelum
Mahasiswa dari STIKES Marendeng Majene juga sementara melaksanakan KKN dan
praktik Kebidanan Komunitas (PKK) untuk Program Studi S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan
di Desa Napo dan Salarri yang penerimaan mahasiswanya juga dilaksanakan di aula
Kantor Camat Limboro pada tanggal 8 Januari 2024 lalu.