MAHASISWA SAMPAIKAN ASPIRASI TERKAIT KEPESERTAAN BPJS, DPRD POLMAN SIAP TINDAK LANJUTI USAI LEBARAN
POLMAN, DPRD – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan menyampaikan aspirasi terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Polewali Mandar, Senin (16/3/2026). Aspirasi tersebut disampaikan melalui aksi yang berlangsung secara tertib di wilayah kota Polewali Mandar. Mahasiswa menyoroti dampak penonaktifan kepesertaan terhadap masyarakat kurang mampu yang selama ini bergantung pada program jaminan kesehatan pemerintah. Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta adanya penjelasan terbuka serta langkah konkret dari pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Polewali Mandar untuk memastikan keberlanjutan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Fahry Fadly, memberikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa dalam menyuarakan isu-isu sosial kemasyarakatan. Ia menilai, penyampaian aspirasi tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dalam sistem demokrasi. DPRD Kabupaten Polewali Mandar, lanjutnya, akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait yang menangani program jaminan kesehatan. “Persoalan ini menjadi perhatian bersama dan akan kami tindak lanjuti secara serius dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa pembahasan lanjutan direncanakan akan dilakukan setelah masa libur Hari Raya Idul Fitri, guna mencari solusi terbaik yang tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Aksi penyampaian aspirasi berlangsung dengan aman dan tertib, serta mendapat pengawalan dari aparat keamanan. DPRD Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan menerima masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, khususnya dalam sektor kesehatan.