12 Nov 2025
Oleh Admin Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Buka Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran SD Kemdikdasmen di Hotel Al Ikhlas, 11–14 November 2025
Polewali, 11 November 2025 — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar Bapak Andi Rajab Patajangi (AA Rajab) resmi membuka kegiatan Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran Jenjang Sekolah Dasar yang diselenggarakan BPMP Sulawesi Barat di Hotel Al Ikhlas, 11-14 November 2025. Agenda empat hari ini dirancang untuk mempercepat transformasi pembelajaran berbasis teknologi di satuan pendidikan dasar, sekaligus memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) serta akun belajar.id.Dalam sambutannya, Kepala Dinas menegaskan bahwa digitalisasi adalah strategi untuk meningkatkan mutu layanan belajar, bukan sekadar pengadaan perangkat. “Digitalisasi pembelajaran bukan mengganti peran guru, melainkan memperkuatnya—membuka ruang kolaborasi, diferensiasi, dan asesmen yang lebih bermakna bagi peserta didik,” ujarnya. Ia juga mendorong sekolah memanfaatkan data Rapor Pendidikan sebagai dasar perbaikan berkelanjutan serta menuntaskan aktivasi dan pemanfaatan akun belajar.id di setiap satuan.Perwakilan Kemdikdasmen menyampaikan bahwa pendampingan ini berfokus pada penguatan literasi digital guru, penyusunan rencana ajar berbasis PMM, praktik asesmen formatif-sumatif digital, serta produksi media ajar yang kontekstual dan ramah siswa SD. “Target kami, setiap peserta pulang membawa artefak konkret: rencana ajar siap pakai, kelas digital yang aktif, dan paket media pembelajaran hasil karya sendiri,” katanya.Rangkaian Kegiatan (11–14 November 2025)Hari 1 (Pembukaan & Kebijakan): Arahan strategis Kemdikdasmen dan Dinas; baseline assessment pemanfaatan TIK dan akun belajar.id; pengenalan ekosistem PMM & keamanan siber dasar.Hari 2 (Perangkat Ajar & Kelas Digital): Kurasi/perancangan perangkat ajar di PMM; praktik pengelolaan kelas digital (Google Classroom/alternatif setara); manajemen tugas & umpan balik.Hari 3 (Asesmen & Media Ajar): Desain asesmen digital (formatif/sumatif) yang ramah SD; pembuatan media ajar (presentasi interaktif, video pendek, lembar kerja digital); tips literasi dan etika AI untuk guru.Hari 4 (Demo & Rencana Tindak Lanjut): Uji-coba perangkat ajar di kelas simulasi; coaching rencana tindak lanjut sekolah; penyusunan timeline dampingan pasca-pelatihan.Capaian yang DiharapkanAktivasi & pemanfaatan 100% akun belajar.id bagi peserta dan kelas yang didampingi.1 rencana ajar lengkap per peserta, terintegrasi PMM dan asesmen digital.1 kelas digital aktif dengan perangkat ajar dan rubrik penilaian sederhana.1 paket media ajar (presentasi/lembar kerja/video pendek) yang kontekstual untuk siswa SD.Rencana tindak lanjut sekolah (durasi 1–3 bulan) termasuk clinic pendampingan jarak jauh.Kepala Dinas mengapresiasi dukungan Kemdikdasmen serta komitmen kepala sekolah, pengawas, dan guru yang hadir. “Mari jadikan momentum ini sebagai lompatan kualitas. Kuncinya kolaborasi: sekolah, pemerintah daerah, dan pusat—semuanya bergerak serempak demi layanan belajar yang makin ramah anak dan relevan dengan zaman,” tutupnya.